Logo2021

ZONA INTEGRITAS PENGADILAN AGAMA KAB. KEDIRI
lambang1 lambang2 lambang3 lambang4 lambang5 lambang6 lambang7

Ditulis oleh Wakil Ketua on . Dilihat: 98

SLOGAN 5R

(Drs. H. AHMAD FANANI, M.H*)

 

Karikatur Kebersihan Lingkungan

Dalam rangka mewujudkan lingkungan perkantoran yang bersih dan rapi, banyak instansi yang menerapkan slogan 5R. Sering terlihat slogan ini di berbagai kantor pelayanan berupa banner, logo maupun poster untuk mempublikasikannya. Maksud 5R bukan ukuran foto seperti kebanyakan orang mengenalnya, tetapi merupakan system kerja yang menjadi kesepakatan semua anggota dalam satuan oraganisasi perkantoran.

Secara umum 5R bagian dari manajemen dengan metode penataan dan pemeliharaan wilayah kerja secara intensif dalam usaha memelihara ketertiban, efisiensi, efektifitas dan disiplin di lokasi kerja, serta meningkatkan kinerja perkantoran secara menyeluruh. Apabila seluruh karyawan berkometmen mulai pimpinan atas sampai level bawah menjaga system tersebut hasilnya kenyamanan lingkungan kantor akan terjaga. Dengan demikian 5R bukan sekedar slogan tetapi benar-benar terimplementasi dalam kenyataan.

Pada dasarnya semua orang senang berada dan bekerja di lingkungan kantor/tempat kerja yang terjaga kenyamanannya. Suasana yang bersih, sehat, rapi dan nyaman ikut mendukung peningkatan kinerja. Selain menunjang kinerja, juga akan memberikan citra positif dari pengunjung terhadap pengelola kantor tersebut. 5R merupakan system yang sangat mudah dimengerti dan mudah diterapkan oleh semua orang sebagai solusi mewujudkan kenyamanan dan mengurangi resiko kegagalan kerja.

Sesuai hurupnya 5R singkatan dari lima kata yaitu : Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Apa arti dan langkah penerapan 5R? Brainly memberikan jawaban dengan tambahan pemahaman sendiri, kurang lebih rangkumannya seperti penjelasan berikut ini.

Ringkas merupakan kegiatan menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan di lokasi kerja untuk kemudian menempatkannya di tempat tertentu. Memilah barang-barang antara yang perlu dan tidak perlu dengan membuat suatu kriteria untuk menghilangkan atau merelokasi barang-barang yang tidak diperlukan. Barang yang ada di lokasi benar-benar yang diperlukan dalam menunjang pekerjaan, sehingga tidak mengganggu aktivitas kerja dan tidak pula mengganggu pemandagan. Hasil yang diharapkan yaitu penghematan area atau persentasi area kosong.

Beberapa langkah penerapan Ringkas, yaitu : Memisahkan barang/peralatan yang diperlukan dan tidak diperlukan. Membuang barang yang tidak diperlukan, serta tidak meletakkan barang pada suatu area yang tidak berhubungan dengan pekerjaan di area tersebut. Tidak meletakkan peralatan tanpa kejelasan, karena suatu saat peralatan tersebut akan dibutuhkan.

Hurup R yang kedua Rapi, merupakan tindakan meletakkan sesuatu sesuai posisinya. Menentukan jenis penyimpanan dan tataletak untuk memastikan setiap orang dapat mengakses dengan mudah. Dalam penerapannya, perlu penyimpanan secara fungsional, membuat tempat untuk setiap barang dan meletakkan semua pada tempatnya serta memberi tanda pada tempat atau barang. Hasil yang diharapkan yaitu dapat menghemat waktu untuk mencari lokasi barang dan penanganan material.

Adapun langkah-langkah penerapan Rapi, yaitu : Menandai barang/peralatan yang rusak, ditempatkan terpisah dan segera dicari penggantinya. Meletakkan barang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Memastikan semua barang memiliki tempat khusus dan memastikan semua barang berada di tempat khusus tersebut. Mendorong semua orang untuk mengembalikan barang pada tempatnya setelah digunakan.

Hurup R yang ketiga Resik, yaitu menciptakan seluruh lingkungan kerja dan segala item dalam keadaan baik dan bersih. Membersihkan sampah, kotoran, debu dan benda-benda asing. Membersihkan sebagai suatu bentuk dari pemeriksaan untuk menemukan permasalahan. Hasil yang diharapkan yaitu pengurangan waktu rusak mesin, jumlah kecelakaan, dan jumlah adanya kegagalan kerja.

Langkah-langkah penerapan Resik, yaitu : Mencari sumber kotoran dan menentukan apa saja yang hendak dibersihkan. Membagi tugas untuk bertanggung jawab pada kebersihan area masing-masing tempat. Memilih peralatan kebersihan yang akan digunakan. Melakukan pembersihan sesuai dengan daftar cek dan jadwal. Memeriksa dan mengevaluasi tempat kerja yang telah dibersihkan.

Hurup R yang keempat Rawat, berarti memelihara lingkungan yang sudah bersih dan rapi sepanjang waktu dengan membuat standar prosedur yang diketahui dan dipahami semua orang. Membuat standar-standar untuk tempat kerja yang bersih dan rapi serta cara untuk menjaganya dalam bentuk suatu prosedur. Dalam penerapannya, diperlukan mengidentifikasi secara dini masalah beserta tindakan awal, pengendalian visual, dan pemberian kode tertentu. Hasil yang diharapkan yaitu tidak adanya kondisi abnormal.

Langkah-langkah penerapan Rawat, yaitu : Mempertahankan tempat kerja yang ringkas, rapi dan bersih dengan melakukan pemantapan usaha secara terus-menerus. Melakukan metode visual manajemen dengan label atau kode sebagai standar prosedur.

Hurup R yang kelima Rajin, berarti mempertahankan standar prosedur yang telah ada untuk menjalankan Ringkas, Rapi, Resik, dan Rawat secara berkelanjutan. Setiap orang patuh terhadap aturan dan membuatnya sebagai kebiasaan. Dalam penerapannya, diperlukan partisipasi setiap pekerja dan pemeriksaan atau audit rutin untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. Hasil yang diharapkan yaitu adanya keterlibatan dan peningkatan moral semua pekerja.

Langkah-langkah penerapan Rajin, yaitu : Membuat standar persyaratan dan peraturan secara prosedural, misalnya penjadwalan, urutan prosedur yang harus dikomunikasikan dan diajarkan pada setiap karyawan untuk memahami standar prosedur tersebut. Menerapkan disiplin yang tinggi atas standar prosedur tersebut, sehingga menjadi kebiasaan atau sikap kerja atau budaya kerja seluruh karyawan. Membuat suasana yang kondusif sehingga setiap orang saling menghormati satu sama lain.

Agar Slogan 5R menjadi system yang bermanfaat bagi pekerja kantor maupun pengunjung harus ada implementasi nyata. Eksennya mulai kometmen tertulis dari pimpinan, pembentukan Tim pelaksana, sosialisasi kepada seluruh karyawan, pelatihan Tim, publikasi kepada pengunjung, operasional perubahan, evaluasi berkala dan pembudayaan kerja.

Mewujudkan kenyamanan lingkungan termasuk implementasi ajaran agama. Al-Qur’an maupun hadits menjelaskan arti pentingnya kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Allah mencintai orang yang suka mewujudkan kebersihan dan kebersihan itu sendiri adalah bagian dari iman. Semoga kita bisa mengimplementasikannya.

           

*Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Kediri

Add comment


Security code
Refresh

Layanan dan Prosedur Berperkara Untuk Disabilitas

 

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Kab. Kediri

Jl. Sekartaji, No. 12 - 64101

Ngasem - Kabupaten Kediri

Jawa Timur Telp: 0354 - 682175


Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

           Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


 

Media Sosial :

FB icon IG icon YT icon GMAP


 

Pengadilan Agama Kabupaten Kediri@2020