Logo2021

ZONA INTEGRITAS PENGADILAN AGAMA KAB. KEDIRI
lambang1 lambang2 lambang3 lambang4 lambang5 lambang6 lambang7

Ditulis oleh Wakil Ketua on . Dilihat: 104

REWARD AND FUNISHMENT

(Drs. H. AHMAD FANANI, M.H*)

screenshot

 

            Dalam dunia kerja, suatu perusahaan besar telah menggunakan metode tersendiri agar karyawan rajin bekerja dan takut melakukan penyimpangan. Bagitu pula bagi perkantoran yang melaksanakan pembangunan Zona Integriras harus ada cara memotivasi karyawan supaya meningkatkan kinerja dan tidak berani menyimpang dari aturan. Perusahaan maupun perkantoran akan mencapai target apabila karyawannya rajin bekerja dan takut menyimpang. Semangat kerja yang tinggi, tidak malas dan selalu antusias dalam menjaga nama baik perusahaan atau kantor tempat bekerja.

            Manajemen modern telah mengakui reward dan funishment sebagai metode yang efektif membentuk jiwa karyawan melakukan perubahan pola pikir dan budaya kerja. Terbentuknya karyawan yang memiliki pemikiran luas dalam memajukan perusahaan, cerdas dan ramah dalam memberikan pelayanan, pandai berinovasi serta tangguh dalam segala kondisi. Karyawan yang memegang teguh prinsip organisasi sesuai visi dan misi. Mempedomani segala aturan yang ada. Memperhatikan kerapian, menjaga kedisiplinan dan mengutamakan kehati-hatian dalam bekerja.

            Reward dan funishment sebagai upaya mendorong semua karyawan menjadi yang terbaik dalam meraih prestasi kerja. Bahasa sederhananya reward adalah penghargaan terhadap karyawan yang berprstasi. Funishment adalah sanksi atau hukuman bagi karyawan yang melakukan kesalahan. Karyawan yang mendapat penghargaan atas prestasi kerjanya tentu merasa senang. Merasakan usahanya selama ini tidak sia-sia. Pimpinan telah menghargai segala jerih payah dan karya baktinya. Merasa telah mendapat penghargaan tentu akan terus berusaha meningkatkan kinerja.

            Bagi karyawan lain yang menyaksikan temannya mendapat penghargaan, muncul keinginan meraih penghargaan yang sama. Termotivasi untuk meningkatkan prestasi kerja. Semua karyawan berusaha lebih giat bekerja, berkompetensi menonjolkan kemapuan dan memperlihatkan kualitas kerja masing-masing. Kompetensi di lingkungan kerja melahirkan karyawan yang cekatan dan cermat menghadapi persoalan. Berpacu dalam mewujudkan karya terbaik. Mengutamakan keindahan, kerapian dan kedisiplinan dalam bekerja, sehingga hasil kerja selalu tepat waktu,

Begitu juga halnya dengan pemberian funishment kepada karyawan yang melakukan kesalahan. Funishment akan memberikan efek jera bagi pelakunya. Pelaku akan kapok berbuat salah. Tidak berani mengulang kesalahan itu lagi dan berusaha memperbaiki diri. Apabila mengulang, tentu akan mendapat sanksi yang lebih berat dari sanksi yang sudah ada. Pimpinan bertindak tegas kalau memang terbukti karyawannya bersalah. Kesalahan karyawan kalau tidak ada tindakan tegas akan mengurangi wibawa perusahaan atau kantor.

Ketegasan pimpinan menetapkan funishment selain memberikan efek jera bagi pelakunya, juga memberi warning bagi karyawan lain. Mereka yang menyaksikan temannya mendapat hukuman, tentu berhati-hati dalam bertugas. Membayangkan betapa malunya teman yang mendapat sanksi dan berharap agar sanksi tersebut tidak mengenai diri sendiri. Rasa takut terhadap sanksi akan membentuk sikap karyawan yang patuh aturan. Tidak berani bermalas-malasan apalagi membangkang pimpinan, Roda perkantoran berjalan normal dan nama baik kantor selalu terpelihara.

Bentuk reward umumnya ada yang berupa pemberian materi dan ada juga yang non materi. Berupa materi seperti kenaikan pangkat, pemberian jabatan, penambahan gaji, bonus akhir tahun dan sebagainya. Reward dalam bentuk materi ini bisa menambah pundi-pundi karyawan berprestasi tersebut. Mengenai reward yang berupa non materi seperti penobatan sebagai karyawan teladan, penetapan sebagai role model dan pemberian piagam penghargaan. Reward dalam bentuk ini walaupun tidak menambah pundi-pundi tetapi dapat mengangkat nama baiknya.

Adapun funishment umumnya sesuai kesalahan karyawan. Tiga bentuk funishment yang biasa terjadi yaitu penjatuhan sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat. Sanksi ringan berupa teguran lisan maupun teguran tertulis, kesalahannya ringan namun harus ditegur agar tidak mengulangi kesalahan. Sanksi sedang misalnya skorsing sementara, karena yang bersangkutan sudah mendapat teguran tetapi tetap mengulangi kesalahan. Sanksi berat seperti penurunan jabatan atau pemberhentian, sanksi ini terjadi karena yang bersangkutan melakukan kesalahan besar atau tidak bisa dibina lagi.

Reward untuk karyawan berprestasi dan funishment buat karyawan bersalah. Manajemen modern mengakui efektifitas metode ini untuk melahirkan karyawan berkualitas. Jika demikian, sesungguhnya Islam sejak empat belas abad yang lalu telah mengajarkan reward dan funishment. Peranan Nabi Muhammad membawa risalah di antaranya sebagai basyiiran dan nadziiran. Basyyiran pembawa kabar gembira dan nadziiran pengingat akan datangnya adzab. Orang taat dan berbuat baik akan mendapatkan pahala dan orang yang berbuat kesalahan akan mendapatkan dosa.

Istilah lain dalam kajian teks Al-Qur’an dan Hadist berupa wa’ad dan wa’id. Al-Wa’ad, yaitu nash-nash Al-Qur-an dan As-Sunnah yang mengandung janji Allah kepada orang yang taat dengan ganjaran yang baik, pahala dan surga. Adapun yang dimaksud dengan Wa’iid, yaitu nash-nash yang terdapat padanya ancaman bagi orang-orang yang berbuat maksiat dengan dosa, siksaan dan neraka yang pedih. Siapa yang melakukan kebaikan walau hanya seberat dzarrah dia akan mendapat ganjarannya dan siapa yang melakukan keburukan dia juga akan merasakan siksaannya.

Al-Qur’an maupun Hadits menetapkan adanya reward dan punishment (penghargaan dan hukuman) bagi aktivitas manusia sehari-hari. Seseorang yang aktivitasnya baik (amal saleh) mendapat penghargaan. Istilah penghargaan itu dalam kajian Islam namanya al-ajru atau ats-tsawabu, terjemahan dalam bahasa Indonesia pahala. Mereka yang aktivitasnya buruk (amal salah) mendapat vonis dosa dan hukumannya berupa azab atau siksa. Reward tertinggi adalah jannah atau surga, dan funishment yang paling berat adalah naar atau neraka.

Surga (reward tertinggi) diperuntukkan bagi orang beriman dan beramal saleh, Di dalamnya terdapat kamar-kamar yang terbuat dari tatanan beragam permata; dapat dilihat oleh orang-orang yang ada di luar, dan orang-orang yang ada di dalam dapat melihat ke luar, kesenangan yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas di dalam hati. Neraka (funishment terberat) diperuntukkan bagi orang kafir dan maksiat. Di dalamnya terdapat aneka siksaan yang menghancur leburkan tubuh dan rasa sakitnya bukan kepalang.

Janji dan ancaman agama seperti itu sangat efektif membentuk karakter manusia berkualitas. Triliyunan penduduk dunia telah berhasil meraih prestasi terbaik dengan predikat iman dan Islam. Manusia beriman yang mempercayai sepenuh hati hal-hal yang nyata dan hal-hal yang akan menjadi fakta. Dunia memang nyata dan sementara ini akhirat baru cerita. Namun akan ada saatnya nanti akhirat menjadi nyata dan dunia tinggal cerita, Manusia muslim yang menyerahkan diri pada aturan Allah, berusaha menjadi manusia terbaik dan takut menjadi manusia terburuk.

Surah Al-Insan ayat 4, 5 dan 6 memotivasi manusia untuk meraih prestasi tertinggi. “Sungguh, Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala. Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (Yaitu) mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya”. Semoga predikat iman dan Islam dapat kita pertahankan sepanjang hayat.

*Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Kediri

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Layanan dan Prosedur Berperkara Untuk Disabilitas

 

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Kab. Kediri

Jl. Sekartaji, No. 12 - 64101

Ngasem - Kabupaten Kediri

Jawa Timur Telp: 0354 - 682175


Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

           Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


 

Media Sosial :

FB icon IG icon YT icon GMAP


 

Pengadilan Agama Kabupaten Kediri@2020